Rabu, 31 Oktober 2007

KUNJUNGAN KUNJUNGAN KUNJUNGAN . . .

Suatu hari saya hanya ingin berada di kantor perusahaan asuransi beberapa menit sekedar untuk mengemas alat-alat tulis dan beberapa barang pribadi. Namun sementara saya membersihkan mejaku, direktur utama, Bapak Walter Le Mar Talbot dan semua wiraniaganya kumpul rapat di situ. Kalau saya pergi,rapat pasti terganggu. Maka saya lalu duduk di sana dan mendengarkan pembicaraan beberapa wiraniaga. Semakin banyak yang saya dengar, semakin kecut hati saya. Mereka membicarakan hal-hal yang tidak dapat saya lakukan. Kemudian Bapak Talbot, sang direktur utama, mengucapkan satu kalimat yang berpengaruh besar sekali atas hidupku selama tiga puluh satu tahun terakhir ini:

Tuan-tuan, usaha jual-menjual ini pada akhirnya ditentukan oleh satu hal saja, yakni . . . berkemampuan biasa-biasa, namun ia mau pergi keluar dan mengutarakan halnya (produknya) kepada empat sampai lima orang setiap hari dengan bersungguh-sungguh dan saya akan menunjukkan kepada Anda semua, orang yang sukses terus-menerus.

Hati saya terbakar oleh kata-kata itu. Saya akan mempercayaiapapun yang dikatakan Pak Talbot. Dia inilah orangnya yang sudah bekerja sejak 15 tahun; dialah orangnya yang sudah bekerja berpindah-pindah ke semua bagian; dialah orang yang bertahun-tahun berjualan ke perbagai penjuru jalanan. Dialah orangnya yang mengetahui persis apa yang dikatakannya. Tiba-tiba semua menjadi terbuka. Saya lalu memutuskan untuk memegang kata-katanya.

Saya berkata pada diri sendiri,“Hai Frank, dua kakimu utuh. Kau dapat pergi keluar dan menceritakan halmu dengan sungguh-sungguh kepada 4 atau 5 orang setiap hari; kalau demikian, kamu akan berhasil - begitu kata Pak Talbot.“

Waktunya tinggal 10 minggu lagi pada tahun ini. Saya memutuskan untuk mencatat jumlah kunjungan dalam periode tadi, guna memastikan bahwa saya memang mengunjungi sedikitnya 4 orang dalam sehari. Dengan mencatat, ternyata saya dapat menemui lebih banyak orang. Namun saya dapatkan pula bahwa menemui 4 orang dalam sehari, selama berminggu-minggu merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Saya lalu menyadari, betapa sedikitnya orang yang sudah saya kunjungi sebelumnya.

Dalam 10 minggu itu saya berhasil menjual asuransi sebanyak US$ 51,000 lebih banyak dibandingkan hasil penjualan selama 10 bulan sebelumnya. Jumlah itu tidak terlalu banyak, namun hal itu memberi bukti bagiku bahwa Pak Talbot mengetahui benar apa yang dikatakannya. Saya dapat menjual.

Kemudian saya sadar bahwa waktuku berharga. Saya lalu memutuskan untuk tidak membuang waktu sedetik pun di masa mendatang. Namun saya merasa tidak perlu lagi untuk mencatat terus-menerus.

BERSAMBUNG . . .

Tidak ada komentar: